KNPI Mitra Gelar Dialog Terbuka, ” Peran Pemuda Dalam Mengisi Pembangunan Dan Politik”

INewscrime.com- Pentingnya peran pemuda dalam pembangunan setiap jamannya dimana keberhasilan bangsa tidak lepas dari peran pemuda, mendorong KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Minahasa Tenggara (Mitra), untuk menggelar dialog terbuka yang bertemakan Peran pemuda dalam mengisi pembangunan dan politik.

Dialog yang digelar di Rumah Kopi Sabuah, Kamis (22/3/2018) dimaksudkan agar pemuda sebagai agen perubahan mampu membawa pengaruh positif bagi pembangunan daerah dan kemajuan di bidang politik.

Kegiatan ini tidak menghadirkan nara sumber karena dalam kegiatan ini para pemuda diharapkan dapat memberikan gagasan maupun pendapatnya terkait peran politik pemuda saat ini, terutama dalam mensukseskan agenda nasional yang akan dihadapi saat ini.
Ketua KNPI Mitra, Ruland Sandag berpendapat bahwa andil pemuda saat ini di Kabupaten Mitra masih kurang, terutama jika menilik posisi pemuda sebagai agen perubahan.

“Masih sedikit peran generasi muda Mitra dalam mengisi posisi politik hingga saat ini. Saya optimis jika pemuda diberikan kesempatan lebih banyak untuk turut serta dalam peran politik daerah maka akan lahir generasi yang cemerlang beberapa tahun kedepan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Boyke Akay, pemuda sebagai agen perubahan keterlihatannya sangat strategis dan sangat dibutuhkan. Lanjut dikatakannya, Mitra memiliki 12.000 lebih pemuda, maju mundurnya pembangunan di Mitra ada di pundak mereka.

“Pemuda di Mitra masih banyak yang layak untuk terjun dalam dunia politik. Mari kita saling topang dan saling memberi motivasi karena peran pemuda sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Sementara menilik kurangnya peran dan minat dari generasi muda saat ini, salah satu tokoh pemuda Ryan Sandag mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh budaya politik pragmatis yang berkembang dan masih sangat digemari oleh kalangan masyarakat saat ini.

“Saat ini yang dilihat kebanyakan sudah bukan kemampuannya intelektualnya lagi, melainkan kemampuan finansialnya. Inilah yang menjadi penyebab merosotnya niat pemuda untuk terjun dalam dunia politik. Untuk itu harus ada kesadaran dari kita sebagai pemuda dan masyarakat untuk menolak hal ini sehingga kedepan Mitra bakal miliki tokoh pemuda yang luar biasa,” tandasnya.

Sementara tokoh pemuda lainnya, Vepi Rambi berharap agar pemuda dapat berkontribusi lebih banyak dalam pembangunan Mitra.

“Ini menjadi tantangan
bagi kita sebagai pemuda KNPI untuk menunjukkan suatu kebersamaan, loyalitas, dan kemampuan kita, sebagai agen perubahan, jangan hanya mencari. popularitas atau untuk suatu jabatan saja,” ujarnya.

(Rusmanto)