Klarifikasi Dirut RS Prof RD Kandouw Terkait Supir Ambulans Pasien Covid Tak Terima Insentif

Klarifikasi Dirut RS Prof RD Kandouw Terkait Supir Ambulans Pasien Covid Tak Terima Insentif
Dirut RSUP Prof RD Kandouw Dr Jimny Panelewen 

MANADO, INC — Terkait lapora Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara yang menyampaika pada komisi IV  bahwa petugas ambulans RSUP.Prof Kandou Manado tidak mendapatkan insentif dari Kementerian Kesehatan, Direktur Utama (Dirut) RSUP.Prof.Kandou Manado, Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD pun angkat bicara.

Dikatakan Panelewen saat dikonfirmasi via pesan singkat Whatsapp, Rabu (20/5/2020) bahwa penerima insentif adalah petugas kesehatan yang langsung melakukan pelayanan terhadap pasien.
“Mereka terdiri dari dokter, perawat/bidan dan petugas kesehatan lainnya seperti petugas laboratorium yang terlibat langsung dalam proses pemeriksaan spesimen pasien Covid-19,” tutur Panelewen.

Selain itu, lanjut Panelewen, petugas kesehatan lainnya adalah petugas farmasi yang bertugas di ruang isolasi dan petugas radiologi.
Dan, masih lewat pesan Whatsapp miliknya, Kamis (21/5/2020)

Panelewen menegaskan bila aturan dari pusat memang tidak termasuk mereka (petugas ambulans, red).
“Tapi kami menghargai mereka dengan penambahan point remunerasi,” ungkap dia.

Dijelaskan Dirut RSUP.Prof Kandou Manado ini, point remunerasi akan dikali dengan sejumlah rupiah melalui perhitungan baku dan berdasarkan pendapatan Rumah Sakit.

“Masalahnya sekarang pendapatan Rumah Sakit sangat menurun dibanding sebelum wabah Covid, Tapi Kalau dibanding dengan yang tidak bekerja mengantar jenazah pasien Covid, remunerasi mereka lebih besar,” tandas Panelewen.

(**/Robby)