Ketua Bhayangkari Polda Sulut Peduli Lingkungan

Manado, INewscrime.com -Dalam Rangka Hut ke – 38 Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Sulawesi Utara (Sulut) adakan sosialisasi kelestarian kawasan pesisir pantai dan laut, pembersihan sampah,dan penanaman bakau di kelurahan Bunaken timur pada kemarin hari (21/3/2018).

Pengurus Bhayangkari Polda Sulut yang di pimpin langsung oleh ibu Ruthi Bambang Waskito, adakan
Kegiatan bersih-bersih pantai dan penanaman Bakau di pulau bunaken sekaligus memberikan sosialisasi tentang sampah plastik.

Ny Ruthi Bambang Waskito saat memberikan penyuluhan pada masyarakat pentingnya untukl menjaga lingkungan hidup.

“Sampah itu sangat merugikan kita, jadi kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama pada pelaku bisnis dalam hal ini para Guide Diving. Mereka inilah yang lebih banyak berhubungan dengan para turis baik lokal maupun turis mancanegara yang datang ke taman Nasional Bunaken,”ujar Ketua Bhayangkari Polda Sulut ibu Ruthi Bambang Waskito.

Selain memberikan sosialisasi menyangkut sampah plastik, ketua Bhayangkari bersama seluruh pengurus dan anggota Bhayangkari Polda Sulut melakukan sosialisasi tentang manfaat shooping bag atau tas belanja karena jika setiap hari kita ke pasar, dan supermarket menggunakan tas plastik sebanyak lima atau lebih tas plastik maka dalam sebulan sudah banyak tas plastik yang kita tampung apalagi dalam setahun itu sama saja kita menampung sampah.”ujar Istri Kapolda Sulut”.

“Kita selama ini terlena dengan botol air mineral , pada beberapa hari lalu sempat viral di media. Ada berapa jenis merek air mineral tertentu sudah mengadung partikel plastik. Apalagi ibu-ibu yang mau awet muda sudah tentu tidak mau menggunakan botol yang ada partikel plastiknya. Bahaya loh,” ungkapnya dengan bercanda.

Kegiatan bersih-bersih pantai dimulai dari, pingiran pantai sampai ke dalam laut. Dilanjutkan dengan, menanam Bakau .

Besar harapan kami, dengan adanya dukungan dari pemerintah kota Manado Kita yang tergabung dalam Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Sulut, merupakan serangkaian dengan kegiatan yang telah kami laksanakan pada bulan September yang lalu. Kita telah membuat taman lalu lintas didalam laut dan bersih-bersih pesisir pantai Malalayang. Di tamba lagi dengan pembersih sampah termasuk ada ott bagi pembuang sampah, ini merupakan bagian dari keprihatinan kami. Meski ini hanya hanya sebagian kecil bagi masyarakat, tetapi sudah memberikan dampak yang besar bagi pertumbuhan pariwisata di Sulut.

“Ini sudah mendapat dukungan dari ibu negara dan Ketua Bhayangkari Pusat, bahkan pada dua minggu lalu. Sudah ada edaran dari menteri kehutanan bahwa, disetiap instansi untuk mengurai adanya sampah plastik disetiap acara. Jadi meskipun himbauan itu belum ada, kita sudah melakukan.Tutupnya.(fon)