Kepala BP2MI Manado : Pekerja Migran Penghasil Devisa Terbesar Di Negeri Ini, Layak Di Perjuangkan Di APBD Pelatihannya

Kepala BP2MI Manado : Pekerja Migran Penghasil Devisa Terbesar Di Negeri Ini, Layak Di Perjuangkan Di APBD Pelatihannya

Foto : Kepala BP2MI Manado Hendra Toku Makalalag

MANADO, INC– Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia(BP2MI) Manado dibawah pimpinan Hendra Toku Makalalag terus bekerja optimal guna kesejahteraan para pekerja migran Indonesia asal Sulawesi Utara yang bekerja diluar negeri.

Pada awak media diruang kerjanya di BP2MI Manado di bilangan Teling. Putra Bolmong ini mengatakan pada awak media bahwa saat ini pekerja migran asal Indonesia diluar negeri sangat diminati.

Dikatakan oleh Makalalag saat ini jumlah tenaga kerja atau pekerja migran asal sulut diluar negeri mencapai puluhan ribu pekerja, mereka itu tersebar di sejumlah negara seperti Jepang China dan Hongkong, maupun negara-negara asia tenggara lainnya.

Walaupun Pekerja Mirgan Indonesia (PMI) kerap dianggap sumber masalah, kerja rendahan, namun pekerja migran justru menjadi penyumbang devisa terbesar kedua setelah sektor pariwisata di Indonesia.

“Dimana sekitar Rp 159,6 triliun devisa negara disumbangkan oleh para pekerja migran,”beber Makalalag

Berkaitan dengan hal itu, Makalalag berharap sebagai penyumbang devisa yang besar bagi negara dan daerah. Para calon pekerja Migran seharusnya dipersiapkan sebaik mungkin lewat pelatihan kerja. Dimana dalam pelatihan tersebut skill dan kemampuan komunikasi mereka benar benar dilatih dan diasah hingga mereka benar benar siap untuk bekerja.

Kedepannya kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah lewat APBD untuk memberikan pelatihan pada para calon pekerja migran.
” Kami sudah menyurat ke pak Gubernur, berharap bisa bertemu, terkait dengan harapan upaya peningkatan kwalitas pekerja migran disulut bisa ditingkatkan lewat penganggaran di APBD, ” tandas Makalalag.

(**/Robby)