Karinda : Masih Terus Pungut Uang Komite, Kami Akan Arahkan Kejaksaan Untuk Memeriksa Sekolah Sekolah

Manado, INewscrime.com – Masih adanya laporan masyarakat terkait masih adanya sekolah yang memungut uabg komite menjadi perhatian serius Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara James Karinda.

Menurutnya apapun bentuk dan alasannya uang Komite adalah pungutan liar (pungli), “semua kebutuhan sekokah tingkatan SMA semuanya sudah di tanggung oleh pemerintah.

Sehubungan dengan hal tersebut pada media James Karinda mengatakan Komisi IV akan memanggil. hearing para kepala sekolah khususnya SMA dalam waktu dekat.

“Masalahnya, uang SPP di Sulut tidak diberlakukan lagi khususnya bagi pelajar SMA. Tapi ternyata oleh pihak sekolah dipungut uang komite yang tidak tahu untuk apa,” ujar Karinda, Jumat (5/1/2018).

Menurut Karinda, untuk SMA di Sulut sejak tahun 2017 sudah tidak ada SPP.

“Bantuan Operasional Sekolah atau BOS dari pusat sudah ada. Gaji guru dan honor guru hingga penjaga sekolah sudah dianggarkan dalam APBD. Komputer-komputer juga sudah dianggarkan. Lalu uang komite untuk apa dan siapa?” tanya Karinda.

Lanjut Karinda, hitung saja jika uang komite dipungut Rp 200 ribu per siswa, dengan jumlah pelajar sampai 2.000 orang per sekolah, ada berapa banyak uang yang masuk ke setiap sekolah.

“Uangnya ke mana dan untuk apa? Kami akan minta pihak kejaksaan atau kepolisian menelusuri masalah ini,” tandas politisi Partai Demokrat itu.

Tak hanya sampai disitu saja. Karinda pun berharap, pungutan-pungutan ini tidak diketahui oleh Gubernur Olly Dondokambey.

“Kami harap Pak Gubernur tidak tahu dan setelah mengetahui hal ini, beliau segera bertindak. Karena ternyata sangat disayangkan, pihak Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) tutup mata walaupun sudah tahu,” sesal Karinda.

Saat di tanyakan kapan pastinya Rapat dengar pendapat (hearing) bersama dengan para Kepsek dan Dinas akan diadakan menurut Karinda, akan dilakukan pekan depan usai penyusunan rencana kerja tahunan (RKT).

“Sebenarnya besok (Jumat), tapi karena sedang berduka atas meninggalnya istri Wakil Ketua DPRD Pak Vreeke Runtu, di tunda minggu depan,” pungkas Karinda.