Hendry Walukouw Anggota DPRD Sulut Fraksi Partai Demokrat. (Foto Istimewa)

SULUT, INC — Ditengah tengah kekhawatiran warga akibat aksi teror yang terjadi di Makassar dan Mabes Polri yang hanya berselang 3 hari pelaksanaan Jumat Agung di Sulawesi Utara justru belangsung aman dan damai.

Di sejumlah gereja nuansa toleransi antar umat beragama terlihat sangat kental dimana saat sejumlah Gereja sedang melangsungkan ibadah Jumat Agung dibagian luar gereja sekelompok umat beragama lainnya bersama aparat keamanan berjaga-jaga di luar gereja.

Hal diatas di apresiasi oleh Anggota Komisi I yang membidangi Hukum dan Pemerintahan DPRD Sulut Hendry Walukow.
” partisipasi umat beragama lainnya yang turut bersama aparat keamanan dalam menjaga rumah Gereja saat umat kristiani menjalani kebaktian dalam rangka peringatan Jumat Agung sangat menciptakan kenyamanan bagi segenap jemaat saat mengikuti kebaktian perayaan jumat Agung.

Hendry Walukouw juga memberi apresiasi pada pada aparat Kepolisian dan TNI serta Panji Yosua yang turut berpartisipasi dalam9 menjaga pelaksanaan kebaktian umat kristiani saat memperingati Jumat Agung,”

” Sebagai wakil rakyat, sekaligus sebagai umat kristiani kami memberikan apresiasi yang tinggi bagi aparat keamanan dalam hal ini aparat Kepolisian dan TNI juga dibantu pasukan Panji Yosua yang telah berpartisipasi menjaga pelaksanaan kebaktian umat kristiani saat memperingati Jumat Agung,” kata Walukow.

Terkait gerakan teror yang terjadi beberapa hari terakhir. Politisi Partai Demokrat ini juga mengatakan, gerakan terorisme yang saat ini masih terus mengancam keutuhan, persatuan Bangsa, adalah ancaman yang perlu ditindaki dengan menggalang persatuan dari segenap elemen masyarakat yang didalamnya denominasi golongan Agama.

” Masyarakat Sulut sangat mengedepankan persatuan karena torang samua adalah keluarga,” kata Walukow. Peringatan Jumat Agung tahun 2021 di Sulawesi Utara berlangsung aman, ini bisa terjadi karena adanya sikap saling menghargai, saling membantu, yang didasarkan pada kesadaran dari pemeluk umat beragama yang mampu mengamalkan Pancasila sebagai Dasar Negara, dimana Masyarakat Sulut sangat peduli dengan suasana damai, “tandas Walukouw.
(**/Robby)