HUT Kemerdekaan RI Ke 75 Provinsi Sulawesi Utara Ditengah Pandemi, Panitia Pastikan Siap

HUT Kemerdekaan RI Ke 75 Provinsi Sulawesi Utara Ditengah Pandemi, Panitia Pastikan Siap

Foto : Clay Dondokambey Sekretaris Panitia HUT RI Ke 75 Provinsi Sulawesi Utara.

SULAWESI UTARA, INC— Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, Panitia HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun Provinsi Sulawesi Utara memastikan akan merayakannya secara spesial.

Clay Dondokambey, sekretaris Panitia pada konfrensi pers usai rapat koordianasi panitia yang diselenggarakan di Sekretariat DPRD Sulut Selasa (4/8-2020) pada awak media mengungkapkan bahwa rapat kali ini adalah yang ketiga kali dan rapat ini fokus bersama dengan seksi acara. “Rapat ini adalah yang ketiga untuk kami mempersiapkan HUT RI yang ke 75, sebelumnya rapat umum dilaksanakan di kantor Gubernur yang dipimpin oleh Pak Sekprov, rapat kedua bersama dengan unsur Pusat, dan hari ini rapat bersama dengan seksi acara”, ungkap Clay Dondokambey.

Lanjut Clay mengatakan, dalam rapat ini turut hadir semua unsur-unsur yang terkait. “Rapat kali ini di undang setiap unsur terkait di dalamnya ada unsur TNI/Polri, unsur Kementrian Hukum dan HAM dalam hal ini Lembaga Pemasyarakatan Tuminting, dan unsur perangkat daerah yang terlibat dalam kepanitiaan”, ujar Clay yang juga Karo Umum Pemprov Sulut ini.

Clay Dondokambey sendiri menyampaikan bahwa ada 4 rangkaian besar yang di bicarakan dalam rapat ini. “Yang kita percakapkan kali ini adalah 4 rangkaian besar dalam Perayaan HUT Proklamasi RI, yaitu yang pertama kegiatan pembukaan yang akan di laksanakan pada 7 agustus 2020 dipusatkan di kantor Gubernur, rangkaian kedua yaitu mendengarkan Pidato Kenegaraan dalam memperingati HUT Proklamasi RI ke 75 pada 14 agustus 2020 bertempat di Kantor DPRD Provinsi Sulut, rangkaian ketiga adalah Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang lazim dilaksanakan H-1 yaitu pada 16 Agusutus 2020 dan dilaksanakan pukul 00:00 atau tengah malam bertempat di TMP Kairagi, dan rangkaian ke empat adalah puncak pelaksanaan HUT Proklamasi yang ke 75”, ujar Clay Dondokambey.

Dalam Acara Puncak HUT Proklamasi ke 75 tahun, nantinya ada 5 kegiatan yaitu pemberian remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Pelaksanaan Upacara HUT Proklamasi RI ke 75, mengikuti secara virtual Detik-detik Proklamasi Langsung dari Istana Presiden, Upacara Penurunan Bendera, dan mengikuti secara Virtual Upacara Penurunan Bendera dari Istana Presiden.

“Perlu menjadi catatan penting dalam rangkaian peringatan HUT Proklamasi tahun ini adalah kita melaksanakannya sesuai dengan surat edaran dari Menteri Sekretariat Negara yang pada intinya dengan semua protokol yang berlaku sesuai dengan undang-undang keprotokolan tapi dengan menyesuaikan kondisi Pandemic Covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan, sehingga rangkaian HUT Proklamasi RI ke 75 ini dilaksanakan dengan cara yang sederhana tetapi tetap dengan berhikmat dalam arti tidak mengurangi nilai-nilai kejuangan dan rasa Nasionalisme, dan juga sesuai dengan surat edaran bahwa pada hari puncak di saat Detik-detik Proklamasi seluruh masyarakat di Indonesia akan melaksanakan Pengumandangan Lagu Indonesia Raya dan mengambil Posisi tegap selama 3 menit pada pukul 11:17-11:20, jadi saat Detik-detik Proklamasi setiap kegiatan masyarakan serentak berhenti dan akan ada sirine dari TNI/Polri dinas perhubungan lewat kendaraan-kendaraan yang ada,, “pungkas Clay.

(**/RKM)