Hendra Jacob : Saya Akan Terus Mengawal Kasus Pemecah Ombak Sampai Aktor Intelektualnya Terungkap

 

Foto : Hendra Jacob dan Mantan Ketua MA Machfud MD

INewscrime.com- Kasus korupsi paka paka ombak (pemecah ombak) di Likupang Minahasa Utara yang sedang bergulir terus mendapat perhatian dari.aktivis anti korupsi Hendra Jacob.

Saat di sambangi oleh INewscrime.com di kediamannya di bilangan Citraland, Hj sapaan akrabnya mengatakan kasus pemecah ombak tidak bisa hanya berhenti pada keempat tersangka yang saat ini ditahan di rutan malendeng. 1. RM, 2.RT, 3.SHS, 4.JT. Menurutnya, penyidik kejati sulut harus mampu membongkar kasus ini sampai ke akar akarnya. “Apa motifnya sehingga proyek pemecah ombak ini di korupsi dan siapa intelektual deadernya harus diungkap,”tukas Hj

Lanjut dirinya mengatakan,
“jika kita bicara alat bukti, saya rasa dengan ditingkatkannya penyelidikan kasus korupsi pemecah ombak di likupang dua kecamatan likupang timur kabupaten Minahasa utara ke penyidikan maka saya pikir clear dan sempurna terkait alat buktinya,”ujarnya menegaskan.

Menurut saya mengungkap motif dan siapa intelektual deadernya menjadi tantngan penyidik kejati sulut. Saya percaya dengan integritas pak M. Roskunesi selaku kejati sulut saat ini beliau mampu menuntaskn kasus ini mengungkap siapa otak intelektualnya dan apa motifnya sehingga proyek paka aka ombak ini di korupsi.

Dirinya juga menyinggung terkait Bupati Minut dan Oknum Anggota Polri mantan Kapolresta Manado kombes pol Rio permana yang sering di sebut di persidangan kasus korupsi ini.
“Hal ini sebenarnya menjadi modal awal penyidik kejati sulut untuk melakukan penydikan dan pengembangan lebih mendalam terkait keterlibatan orang orang yang namanya di sebut dalam sidang pengadilan itu.

Ketika itu dilakukan oleh penyidik yakni mensinkronkan keterangan para terdakwa dan para saksi di pengadilan maka dititik itulah sebenarnya penyidik dapat membongkar dan mengungkap siapa siapa sebenarnya yang terlibat dan apa motifnya serta siapa siapa sajakah aktor intelektual deadernya dari kasus korupsi proyek pemecah ombak likupang timur minahasa utara ini.

“Mustahil rasanya tidak ada keterlibatan mereka (VP& RP) karena hampir semua kesaksian para tersangka menyebut keterlibatan kedua nama diatas, kalau hanya di periksa tanpa ada kesimpulan bola liar akan terus bergulir pada Kejati. Ini tantangan buat Kejati untuk membuktikan bahwa Hukum itu tidak hanya tajam kebawah tapi tumpul keatas,”tegasnya.

Di bagian akhir HJ mengatakan dirinya akan terus mengawal kasus ini.
“Saya akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini sampai tuntas, sampai aktor intelektual Deadernya terungkap dan terbongkar,” tutup bakal calon DPD RI perwakilan Sulut ini.