Hendra Jacob : Nyawa Sekalipun Taruhannya, Saya Tidak Takut, Korupsi Harus di Lawan

Foto: Hendra Jacob Saat Turun Ke KPK RI dan Kejaksaan Agung Melaporkan Perkara Korupsi Pemecah Ombak Minut.

INewcrime.com- Sebagai sosok yang baru dalam dunia perpolitikan Sulawesi Utara nama Hendra Jacob mungkin nama yang paling kontroversial namun menuai banyak dukungan.

Betapa tidak, kehadiran mantan polisi yang di PDTH karena kasus penggelapan uang hasil penangkapan tersangka kasus pencurian uang nasabah Bank BNI ini ibarat memporak porandakan jagad perpolitikan di Sulawesi Utara yang menurut anggapan banyak kalangan sebagai panggung yang penuh intrik.

Keberaniannya untuk berkoar koar di medsos, bahkan berseberangan dengan beberapa Kepala daerah bahkan petinggi pada institusi Kepolisian yang membesarkan namanya dirinya tidak gentar. Tidak hanya berteriak di medsos turun langsung ke jalan dan ke Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta pun dilakukannya.

Saat di wawancarai secara ekslusif oleh iNewscrime.com pada Kamis 5/9-2019 di kediamannya di Citraland dirinya menyatakan apa yang di lakukannya ini adalah wujud keterpanggilan sebagai anak bangsa yang muak melihat prilaku korup para sejumlah pejabat di daerah ini. Selain itu dirinya juga mau menebus dosa atas kekhilafannya sehingga di PDTH dari institusi Kepolisian.

“Saya tidak mau munafik, saya sadar sesadar sadarnya saat saya maju ke panggung politik dan ribut di medsos mengenai korupsi saya akan berhadapan dengan orang orang yang akan mencibir saya karena masa lalu saya,”ungkapnya.

Tapi justru berangkat dari situlah saya termotivasi untuk melawan semua kebatilan yang selama saya menjadi anggota Kepolisian semuanya terpampang nyata didepan mata tapi saya tak bisa berbuat apa apa bahkan terkesan harus tutup mulut, tapi sekarang tidak lagi saya tidak bisa diam menyaksikan korupsi tumbuh subur di negeri ini,saya harus lawan, nyawa sekalipun taruhannya saya tidak takut,”tegasnya.

Eksistensiya dalam melawan korupsi diakui dan di apresiasi oleh Tonaas Wangko LMI Pdt Hanny Pantouw. Pada INewscrime Pendeta Hanny mengatkan dirinya melihat sesuatu yang berbeda dari Hendra Jacob, dia tegas dan tidak munafik,” ujar pendeta yang akrab dipanggil papa oleh anak anak rohaninya ini.

“justru karena dua hal ini saya mendorong dan mendukung penuh Hendra Jacob maju dalam kontestasi calon anggota DPD ini,”tegas Gembala GBI Harmagedon ini.

Bahkan sebagai bentuk dukungan secara kelembagaan saya menginstruksikan semua anggota LMI di Sulawesi Utara untuk memilih Hendra Jacob sebagai calon anggota DPD Sulut,”tegasnya lagi.

Di ketahui dalam kontestasi calon anggota DPD perwakilan Sulut,dari 23 kontestan Hendra Jacob mendapatkan nomor peserta 26.

(redaksi)