Di Warnai Nuansa Adat & Budaya Serta Penampilan Siswa dan Relawan Autis, Andrei Angouw Pimpin Paripurna Istimewa HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 54

INewscrime.com– Nuansa adat dan budaya serta perfornce dari penyandang disabilitas (Autis) mewarnai pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalan rangka Hari Ulang Provinsi yang ke 54 di ruang paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara senin,

Hal itu terlihat pada semua peserta sidang paripurna yang menggunakan pakaian adat. Ada yang bercirikan etnis Minahasa, Bolaang Mongondow maupun Sangihe, pakaian adat dari Provinsi Bali pun tak ketinggalan digunakan oleh Jems Tuuk Legislator PDIP.

Paripurna kali ini pun terasa istimewa karena dihadiri oleh mantan pelaksana Tugas Gubernur Sulut yang juga Dirjen Otonomi daerah Sonny Sumarsono.

Sidang paripurna ini sendiri dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw yang dengan gagahnya mengenakan pakaian adat Minahasa yang didampingi oleh para wakil ketua DPRD Wenny Lumentut, Marthen Manoppo dan Stevanus Vreeke Runtu bersama Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw. Pun, rapat paripurna istimewa ini juga dihadiri oleh anggota-anggota DPRD Sulut, Kepala Kepala daerah kabupaten dan kota se Sulut, serta para undangan khusus lainnya.

Saat memimpin sidang paripurna Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengajak kepada seluruh komponen masyarakat dibumi nyiur melambai Sulawesi Utara (Sulut) ini untuk tetap mengikuti tema “Sulut Bekerja Prestasi Hebat”. Dalam artian dari Sulut yang hebat kita wujudkan negara kesatuan republik indonesia (NKRI).

Gubernur Sulut pun dalam kesempatan sambutannya menyampaikan bahwa seluruh komponen masyarakat dituntut untuk bersama-sama membangun Sulut hebat dan sejahtera.

Gubernur saat membacakan sambutannya didapan Pimpinan dan Anggota-anggota DPRD. 

“Kita berjuang bersama. Bersama berjuang. Agar kita sukses bersama, bersama kita sukses. Membangun Sulut hebat dan sejahtera,” Papar Dondokambey.

Lanjut dalam sambutannya, Gubernur dengan optimis menjelaskan bahwa selama 955 hari memegang kendali Pemprov Sulut, atau dari 12 Februari 2016 hingga 24 September 2018, Gubernur Olly telah membawa Sulut meraih banyak prestasi dan kemajuan pembangunan di berbagai bidang.

Olly menuturkan sejumlah progres pembangunan Sulut yang dapat dilihat dari perkembangan makro pembangunan Sulawesi Utara.

´┐╝Suasana Paripurna Istimewa HUT Prov, ruang paripurna penuh dihadiri para undangan. 

Diantaranya, pertumbuhan ekonomi Sulut, yang pada tahun 2015, masih berada pada angka 6,12 persen, terus meningkat, tahun 2017 berhasil mencapai angka 6,32 persen.

“Pencapaian ini jauh melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,07 persen,” beber Olly.

Tak hanya itu, Olly menyebutkan, PDRB Sulut Tahun 2017 berada pada angka Rp.110,16 triliun dengan pendapatan per kapita sebesar Rp.44,76 Juta. Pertumbuhan ekonomi, didorong oleh strategi Pemprov Sulut dalam meningkatkan lapangan usaha, dan kinerja konsumsi pemerintah melalui percepatan penyerapan anggaran, meningkatkan kinerja ekspor, dan investasi.

“Data realisasi investasi, PMA di Sulut mencapai Rp.4,6 Triliun, dan PMDN sebesar Rp.1,4 Triliun, sehingga total investasi berjumlah Rp.6 Triliun. Kinerja ekspor juga meningkat hingga US$ 972,7 Juta, dan peningkatan kinerja perbankan, yang tercermin dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp.5 Triliun, dan menyalurkan kembali kepada masyarakat,” papar Olly.

Hal senada disampaikan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono. Soni yang datang ke sidang paripurna mewakili Mendagri Tjahjo Kumolo ikut mengakui pesatnya pertumbuhan ekonomi Sulut.

´┐╝Foto : Tampak tamu undangan perwakilan kabupaten/kota yang ada di Sulut. 

“Tiga tahun lalu saya jadi penjabat Gubernur Sulut. Namun sekarang, saya melihat pembangunan Sulut jauh lebih maju. Saya pun sempat kesulitan mencari hotel untuk menginap. Ini tandanya ekonomi Sulut sedang bertumbuh pesat. Sulut hebat dan sejahtera,” kata Soni.

Adapun, diakhir paripurna tersebut Andrei Angouw berharap kedepannya terobosan-terobosan baru bisa ditorehkan oleh pemerintah provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw untuk menuju Sulawesi Utara semakin maju kedepannya.

Foto Bersama Usai Paripurna

kedepannya terobosan-terobosan baru bisa ditorehkan dan membawa Sulut makin hebat dan maju,” Tutupnya.

Persembahan Lagu dari Penyandang Disabilitas (Autis) Binaaan Ketua DPRD Andrei Angouw

Usai Paripurna istimewa Hut Provinsi dilaksanakan giliran relawan autis yang pada hari itu juga mendapatkan  perhatian  khusus dari Sekeretariat DPRD yang memberikan tempat yang sangat nyaman buat mereka pada para relawan serta siswa autis yang merupakan binaan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw.

Dalam kesempatan  tersebut mereka diberikan kesempatan menghibur para tamu dengan dua buah lagu O Ina Ni Keke dan Jangan Menyerah. Penampilan para relawan autis saat itu mampu menggugah hati bahkan ribuan pasang mata yang ada dalam ruang paripurna tersebut  tak Sedikit kuasa meneteskan air mata saat salah seorang siswi penyandang disabilitas mengalunkan lagu jangan menyerah.

Legislator PAN Ayub Ali, Mengenakan Pakaian Adat Jawa Saat Menyampaikan Pandangannya Terkait Penyandang Disabilitas (Autis)

Sontak perform tersebut mendapatkan apresiasi positif dari legislator PAN di DPRD Sulut Ayub Ali yang meminta pada pemerintah agar kedepannya anggaran untuk para relawan serta penyandang disabilitas dapat lebih di tingkatkan.

“Apa yang kita saksikan saat ini membuka mata dan hati kita bahwa mereka adalah generasi bangsa yang layak di perhatikan dan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah lewat penganggaran khusus pula, “tegas Ayub Ali.

Secara keseluruhan  Paripurna  Istimewa saat itu berlangsung dengan baik dan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sekretaris DPRD Sulut Bhartolomeus Mononutu sendiri mengaku bersyukur dan memberi apresiasi pada segenap staff sekretariat DPRD dan semua pihak yang telah mensukseskan acara ini.

“Terima kasih for semua Staff Sekretariat DPRD Sulut deng samua pihak yang telah membantu hingga acara berlangsung  dengan sukses, melelahkan tapi memuaskan hasilnya,”pungkasnya.

Penulis : Robby Kumaat Mononimbar