DIT RESKRIMUM POLDA SULUT BEKUK JARINGAN SENPI ILEGAL ANTAR NEGARA

DIT RESKRIMUM POLDA SULUT BEKUK JARINGAN SENPI ILEGAL ANTAR NEGARA

Dua Tersangka Jaringan Senpi Ilegal Yang Berhasil di Bekuk Ditreskrimum Polda Sulut Saat Konfrensi Pers. (Foto Istimewa)

SULUT,  (INC) – Polisi Daerah Sulawesi Utara (sulut) Berhasil mengungkap Jaringan Senjata Api Ilegal beserta dengan Amunisi yang dibeli dari Negara Filipina Menuju Negara Indonesia Sulawesi Utara dan akan Dijual ke Provinsi Papua Barat.

Kasus tersebut terungkap ketika dilaksanakan jumpa pers di Mapolda Sulut, yang dipimpin Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol Trisulastoto Prasetyo Utomo SIK dan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (24/03/2020).

Kedua tersangka masing-masing berinisial FR alias Didik (34) warga Kelurahan Bailang, Kota Manado, Prov Sulawesi Utara (Sulut), dan RI (22) warga Kelurahan Duhu gesa, Kabupaten Monokwari Selatan, Prov Papua Barat.

Barang Bukti (Foto Istimewa)

Dijelaskan Dirreskrimum Polda Sulut kedua Tersangka mempunyai peran sendiri-sendiri,Didik sebagai Penjual Senjata Api dan Amunisi dari Negara Filiphina-Manado, serta RI sebagai pembeli senjata dan amunisi di Manado dibawa ke Papua Barat. Kedua pelaku melakukan penyeberangan menggunakan Kapal Laut.

“Awalnya ada penangkapan di daerah papua barat kemudian di kembangkan, sesuai dengan Operasi Nemangkawi yang bekerja sama dengan Mabes Polri, Polda Papua Barat dan Polda Sulut,” jelas Dirreskrimum.

Operasi yang Dipimpin Iptu Batara Indra Aditya dalam satuan Resmob Polda Sulut melakukan oenangkapan Tersangka Didit dirumahnya wilayah Kelurahan Bailang, kemudian pada waktu yang sama Tim Tersmob Dit.Krimum Polda Sulut yang dipimpin AKP Zacharia menangkap Tersangka RI di wilayah Wanea, Kota Manado. #Mess