Dikaitkan dengan Alwina, Ko Siong “Manyangkal” , Polres Sangihe Katakan belum cukup bukti.

INewscrime.com– Disebut sebut namanya dalam perkara yang telah menjebloskan Alwina Manutu, Sion Thungari alias Ko’Siong membantah.
“tidak ada sangkut paut antara saya dan Alwina Manutu,surat pernyataan yang dia buat bahwa dia makan fee dari saya itu bohong.
Apalagi ada kesepakatan bahwa saya akan membayar 140.000 -150 000 ribu/Kg, berbeda 40 hingga 50 ribu diatas harga pasaran yang saat itu baru berkisar 100 ribuan,,”itu Pernyataan sepihak, “ujar Sion Thungari alias Ko Siong.

Sementara itu Kapolres Sangihe AKBP Sudung Ferdinand Napitu SIK lewat Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Denny Tampenawas pada INewscrime.com mengatakan bahwa Polres Sangihe masih terus berupaya untuk mencari keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
“tidak serta merta dengan adanya pernyataan dari Alwina lantas kami langsung menetapkan Ko Siong sebagai tersangka. Surat Pernyataan yang mengatakan bahwa Alwina adalah itu hanya pernyataan sepihak dari Alwina Manutu yang masih harus dikaji dan selidiki lagi kebenarannya, “ucap Kasatres, Via hand Pone pada INewscrime.com.

Dikatakan juga  oleh “Ko Siong” dirinya heran kenapa hanya dirinya yang di hubung hubungkan dengan perkara ini padahal banyak toko toko lain yang membeli cengkih dari petani.
“Cengkih yang kami beli memang dari petani tapi bukan lewat Alwina, petani yang langsung menjual pada kami, kalau ada yang bilang belum terbayar tunjukkan bukti pada kami, semua uang yang keluar dan masuk di toko saya ada catatan dan bukti kwitansinya,”terang Ko Siong.

Pernyataan berbeda justru disampaikan oleh AKBP Yandri Makaminang  yang sebelumnya menyidik perkara ini saat di laporkan di Polda Sulut. Ditanyakan terkait keterlibatan “Ko Siong” AKBP Yandri membenarkan bahwa benar saat dirinya melidik perkara tersebut semua unsur dan alat bukti yang ada sudah cukup untuk menetapkan “Ko Siong sebagai tersangka, bahkan saat itu sudah diterbitkan SPDP (Surat perintah dimulainya penyidikan) dan itu telah dikirimkan ke Kejaksaan.
“Tapi karena sekarang sudah dilimpahkan pada Polres Sangihe silahkan konfirmasi langsung pada Kasatres Polres Sangihe, yang pasti saat perkara tersebut saya lidik tahapannya sudah seperti itu,”jelasnya.

Terkait dengan perkara tersebut, Guntur salah seorang korban yang merasa dirugikan, dirinya berharap Polres Sangihe bisa mengungkap perkara ini seterang benderang mungkin.
“Jangan ada tebang pilih dalam Perkara ini, siapapun dia kalau memang bersalah harus dihukum yang pasti saat Pak Yandri Makaminang memeriksa perkara ini di Sangihe tepatnya di Hotel Nasional secara terbuka pak Yandri meyampaikan pada kami bahwa semua unsur serta alat bukti sudah memenuhi syarat untuk menetapkan “Ko Siong” sebagai tersangka,”tegas Guntur.

(Redaksi)