Ketua & Sekretaris DPD HNSI Sulut Theodorus Dondokambey Dan Sekretaris Heidy Malingkas. (Foto : INC)

MANADO, (INC)- Sebagai negara maritim yang sebagian besar wilayahnya dikuasai oleh perairan  menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara produsen ikan dunia.

Tak sedikit pula rakyat Indonesia yang menggantungkan hidupnya sebagai pencari ikan alias nelayan tradisional.

Untuk menjaga kelangsungan hidup para melayan khususnya di Sulawesi Utara, Dewan Pengurus Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia adalah  (DPD HNSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat di restorant angel fish ranomuut Manado Jumat (20/03/2020).

Adapun tujuan rapat ini adalah untuk membahas evaluasi pembentukan koperasi nelayan dan usaha lainnya dibawah naungan DPD HNSI Provinsi Sulut.

Rapat Anggota DPD HNSI Sulut Bahas AD/ART Koperasi Produsen (Foto: Istimewa)

Diwawancarai usai rapat, Theodorus Dondokambey Ketua DPD HNSI Provinsi Sulut yang juga Ketua Koperasi Produsen Putra Maritim Samudra menjelaskan maksud pertemuan yang dilaksanakan sejak siang hingga sore hari itu.

Dikatakannya, Koperasi tersebut baru saja mendapat pengesahan dari kemenkumham terkait legalitasnya dalam menjalankan usaha koperasi.

Lebih lanjut di jelaskannya, koperasi produsen ini bergerak di bidang usaha nelayan, pemasaran,produksi,restorant,rumah makan dan aktivitas pelabuhan dan perikanan.

” Jadi kita hari ini membahas anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi. Kedepannya kita akan terus melaksanakan rapat sebulan sekali. Koperasi produsen ini titik beratnya ke nelayan namun ada juga kegiatan pendukung lainnya,” jelas Dondokambey.

Sementara itu, ditempat yang sama sekretaris Koperasi Produsen Putra Maritim Samudra DR Ir Haidy Malingkas,MSi menambahkan, bahwa Koperasi ini juga akan membina anggota-anggota nelayan yang tergabung dalam kelompok badan usaha yang belum berbadan hukum dan ini akan di backup oleh koperasi produsen termasuk anggotanya, sehingga bantuan bisa terarah.

Lebih lanjut, Malingkas menjelaskan jumlah anggota koperasi produsen sampai saat ini sebanyak 22 anggota. ” Anggota sementara memang sudah ada,namun posisinya belum pasti, karena ini tergantung pada komitmen bersama untuk anggotanya. Tetapi pengurus juga merangkap sebagai anggota, jadi sudah tercatat dan terdaftar sebanyak 22 anggota,” jelas Malingkas.

Pembentukan koperasi produsen ini,lanjut Malingkas sesuai instruksi DPP HNSI. ” Setiap DPD harus membentuk Koperasi di daerah masing-masing. Untuk HNSI Provinsi,Kabupaten dan Kota itu sudah di instruksikan oleh Ketua DPP HNSI supaya membentuk Koperasi di daerah,sehingga dibentuklah koperasi di Sulut yakni Koperasi produsen Putra Maritim Samudra Sulawesi Utara. Koperasi produsen ini sudah memiliki perijinan dari kemenkumham sebagai legal standingnya,” ungkapnya.

Diharapkan DPC HNSI Kabupaten dan Kota di Sulut dapat membentuk juga Koperasi sebagai wadah untuk membantu anggotanya masing-masing.

“kami berharap DPC HNSI Kab/Kota dapat segera membentuk koperasi sehingga semua anggota bisa segera terbantu lewat wadah koperasi tersebut,”kunci Malingkas mengakhiri wawancara. (**/RKM)

Di Pimpin Theodorus Dondokambey, DPD HNSI Sulut Bentuk Koperasi Produsen Putra Maritim Samudra

Contoh Widget

Ini adalah contoh widget untuk menunjukkan bagaimana sidebar Kiri tampil. Anda dapat menambahkan widget kustom dari layar widget. Jika widget kustom ditambahkan makan yang ini akan ditimpa.