Foto (ist) : Agung Laksono Ketua Dewan Pakar DPP Golkar.

MANADO, INC –Terkait pergantian Wakil Ketua DPRD Sulut pasca rekomendasi BK DPRD Sulut untuk JAK yang tersandung masalah etika ditanggapi oleh Agung Laksono sebagai Ketua Dewan Pakar (DPP) Golkar.

Diwawancarai oleh awak media usai menghadiri acara Orientasi Dan Tatap Muka Kosgoro 1957 di Novotel Manado, Rabu malam (24/2/2021). Agung Laksono mengatakan soal pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Sulut, tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan-ketentuan yang ada.
“Saya kira semua ada ketentuan ada hal-hal yang boleh dilakukan pimpinan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat mana yang boleh dan yang tidak,” kata Wakil Ketua Umum Dewan Pertimbangan Partai (DPP) Golkar Pusat, Agung Laksono saat ditanyai sejumlah awak media usai menghadiri acara Orientasi Dan Tatap Muka Kosgoro 1957 di salah satu hotel ternama di Manado, Rabu malam (24/2/2021).

Dikatakan Agung Laksono, persoalan ini dikembalikan ke partai Golkar dan partai Golkar akan mempunyai sikap yang jelas dan tegas seperti peneguran, pemberhentian, penggantian. Kamipun berharap kedepan tidak terjadi hal seperti itu.

“Untuk prosesnya kami DPP Partai Golkar menunggu dari daerah dan saya belum bisa mendahului. Tapi jika itu diajukan dari daerah, akan ada langkah-langkah yang bisa menjadi cerminan bahwa Golkar sebagai partai bertindak secara objektif berdasarkan pada molaritas yang baik dan bisa memberi contoh suri teladan, itu tugas dari politisi,” ujar Laksono.

Lanjut Laksono, Kosgoro akan mendorong kader mengisi kekosongan wakil ketua DPRD Sulut melihat tahapannya seperti apa.

“Kan calonnya sudah ada di belakang saya,” ucap Laksono sembari memandang Raski Mokodompit.

Sebagai informasi, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 menggelar orientasi dan tatap muka. Dengan mengusung tema peningkatan kualitas kader Kosgoro 1957 dalam menghadapi tantangan ekonomi politik di era normal baru, berbagai asa pun terlontar.

Mantan Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Agung Laksono mengatakan organisasi ini telah menghasilkan kader-kader terbaik seperti Airlangga Hartanto, yang sekarang menjadi Ketum Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Menko Perekonomian dan kader muda Kosgoro 1957, Jerry Sambuaga yang menjabat sebagai Wakil Menteri (Wamen) Perdagangan.

“Oleh karena organisasi kita ini bukan hanya bernostalgia sejarah masa lalu melainkan kita mempunyai kewenangan, kewajiban dan hak untuk memberikan kader-kader terbaik, pimpinan terbaik untuk kepentingan bangsa ini,” kata Laksono, Rabu (24/2) di Novotel Manado.

Laksono menambahkan, Kader Kosgor 1957 harus memanfaatkan kepentingan dan kesinambungan kehidupan organisasi, yakni Partai Golkar.

“Maka dari itu kita harus mempersiapkan diri, memberikan kader-kader terbaik guna kepentingan bangsa dan negara yakni di eksekutif, parlemen, baik parlemen pusat DPR-RI, DPRD provinsi dan kabupaten kota. Di eksekutif ada wali kota, gubernur, menteri dan pada waktunya kita memiliki kader yang menjadi presiden,” tandasnya.

(**/Robby)